Foto Memilukan, Anak Kecil Tuna Wisma Belajar di Jalanan

Adegan seorang gadis kecil sedang belajar duduk di atas penghalang jalan di jalanan yang kotor di Filipina mengundang perhatian dunia.

Anak perempuan itu diyakini bernama Cielo Gonzales, dia disebut tak punya rumah dan sering terlihat dijalanan, dilaporkan Dailymail. co.uk, Selasa (22/9/2015).

Foto itu menarik perhatian sebab Cielo Gonzales tampak bertelanjang kaki di tengah lingkungan yang tak pas untuk belajar.



   

Gambar memilukan itu diambil di Filipina oleh penduduk setempat, menurut Mirror, foto itu milik seorang pria bernama James Co, di Facebook.

Berdasarkan wawancara Rappler, Cielo Gonzales, sebenarnya bersama hidup dengan adiknya Jenalyn, saat itu keduanya diabadikan sedang mengenakan piyama dengan wajah kotor duduk di sisi jalan diantara kardus pipih.

Keduanya anak itu diketahui rajin bekerja tapi juga tak meninggalkan kesempatan untuk belajar.

Tiap harinya, Cielo terlatih secara alami melihat tulisan dan surat dan kemudian dia juga menunjukan buku latihan matematika.

Berbagai komentar muncul setelah foto itu muncul, sebagai besar sangat menghargai usaha mereka untuk belajar di tengah kondisi yang tak memungkinkan.

Ada pula yang berharap bisa bertemu atau ada yang darmawan yang mencoba membantu untuk melanjutkan sekolah anak-anak itu.

Sebelum foto Cielo, pada Juli 2015, foto serupa juga diabadikan oleh mahasiswa kedokteran, Joyce Torrefranca.

Pada foto itu, seorang anak kecil Daniel Cabrera terlihat duduk dijalanan di belakang meja kayu darurat, menggunakan cahaya dari restoran terdekat McDonald untuk membantu melihat pekerjaan rumahnya dalam kegelapan.

Torrefranca melihat anak itu sementara berjalan pulang larut malam dan merasa sangat tersentuh, dia mengambil foto cepat dan berbagi pada halaman media sosial nya.

Menurut jaringan berita sosial Rappler, Daniel, sembilan, berada pada kelas 3 siswa SD di Mandaue City.

Pada saat itu, dilaporkan bahwa Daniel hanya dimiliki pensil tunggal setelah salah satu teman-temannya mencuri pensil kedua dari dia.

Hal ini diyakini dia tinggal dengan ibunya dan adik di warung kecil setelah ayahnya meninggal di penjara dan rumah lamanya dibakar.

Meskipun kondisi sulit, Daniel berkomitmen untuk studi dan sementara teman-teman sekelasnya sedang bermain sepak bola di jalanan, ia sering terlihat belajar di terang restoran. (*)